Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2021

Malam Raya

 — "Allahu Akbar. Allahu Akbar. Allahu Akbar. Laa-ilaha ilallahu wallahu Akbar. Allahu Akbar walillahilhamd..." Gemuruh lafadz takbir bersahutan dari toa-toa masjid, menggema mengudara, menyejukkan sesiapa saja yang mendengarnya. Aku berjalan menyusuri lorong gang kecil perkampungan warga. Tujuanku hanya satu: warung Madura. Setelah buka puasa hari terakhir Ramadhan tadi aku lupa belum sempat membeli rokok. Di lorong gang sempit itu aku melewati rumah-rumah warga, beberapa merupakan asli penduduk kampung sini, sisanya pendatang yang berpuluh-puluh tahun sudah menetap dan berkeluarga. Sesekali pandanganku mengarah ke rumah mereka, satu-persatu.  Rumah pertama dihuni sopir bajaj dan keluarganya, dia memiliki seorang istri dan dua anak. Anaknya yang paling besar setahuku kelas 3 SMP. Mereka sedang berkumpul di ruang tengah rumah yang bisa dilihat langsung dari luar melalui jendela. Kulihat mereka sibuk menganyam daun kelapa membuat ketupat, setelah siang tadi sibuk memasak renda...