21 | Bagian Dua
Sebelum membaca bagian dua ini, ada baiknya kalian baca dulu 21 | Bagian Satu "Kita tidak pernah bisa memilih untuk lahir dari rahim siapa, tapi kita selalu bisa untuk hidup dengan jalan yang bagaimana." Maret 2018 Bulan ini usiaku genap 18 tahun. Aku bukan lagi anak kecil yang hanya memikirkan kesenangan, meski jauh sebelum usiaku yang sekarang, hidupku juga tidak selalu tentang senang. Keadaan memaksaku lebih dewasa dari usia. Sungguh kalau hidup bisa memilih, aku akan memilih jadi anak konglomerat saja, tidak perlu repot-repot memikirkan dapat uang dari mana untuk membeli sesuatu yang kuinginkan. Tapi Tuhan tidak mengijinkan takdir berkompromi dengan kehendak makhluk-Nya bukan? Termasuk aku, pun kamu, yang ditakdirkan tidak bisa memilih lahir dari rahim siapa. Takdir sudah ditentukan, tapi untuk menjalaninya, kita selalu memiliki banyak jalan. Dan inilah jalan yang kutempuh. Kebanyakan orang dewasa akan menilaiku sebagai anak yang urakan, berandalan, atau stigma-st...