Srengenge #1.1 | Dekat
Sejauh ini, benarkah kita dekat?
—
"Dekat dalam artian apa nih?"
"Ya dalam arti dekat, wkwk. Memangnya dalam arti apa lagi, A?"
"Kalau dalam arti dekat yang sebenarnya ya kita jauh. Haha."
"Engga salah sih. Bandung-Purbalingga kan memang engga dekat, A. Hmm. Kalau dalam arti lain memangnya apa, A?"
"Kalau dekat dalam arti lain mungkin bukan tentang jarak, Neng."
"Lalu tentang apa dong?"
"Tentang apa ya? Mungkin dekat yang seperti kita ini, Neng. Dekat di aplikasi bercakap. Semoga yang jauh hanya jarak, bukan hati. Hehe."
"Bisa aja nih si Aa. Ngomong-ngomong, besok libur apa lembur, A?"
"Libur, Neng."
"Liburan dong?"
"Liburan kemana ya? Engga kayaknya deh. Mau istirahat aja."
"Halah istirahat-istirahat juga palingan mabar game."
"Haha, si paling paham."
"Si tukang main game -_-"
...
Sejauh ini yang kurasakan tentang kita adalah dekat, Neng. Seberapapun kilometer memisahkan. Bukankah itu juga yang kamu rasakan?
Tidak ada istilah yang lebih tepat untuk menamakan apa-apa yang sedang terjalin selain kita adalah dekat, bukan?
sangat mewakili🤣
BalasHapusWahaha. Si ldr
Hapus